Terimakasih Tuhan, saya diterima di Universitas Indonesia. Universitas yang memang benar-benar saya kagumi sejak lama. Universitas papan atas di Indonesia, bahkan Asia. Universitas yang banyak melahirkan lulusan-lulusan hebat !
Universitas yang blablabla dengan segala keindahannya .
Terimakasih Tuhan. Saya diterima di jurusan Sastra Indonesia.
Jurusan yang menjadi minat saya.
Bidang yang akan saya pelajari dengan hati yang ringan.
Bidang yang saya yakin adalah yang terbaik untuk saya, karena ini pilihan saya, dan Tuhan memberi saya jalan untuk diterima di sini.
Kalau masih ada yang bertanya "Kenapa Sastra Indonesia?" lagi, saya sarankan untuk membaca notes saya yang berjudul "Polemik Pemilihan Jurusan Kuliah" . Tapi tenang saja , jangan malu bertanya langsung, karena saya terbiasa dan sangat suka menjadi minoritas.
Kalau sekarang saya menghadapi pertanyaan-pertanyaan mengenai minat saya di Sastra Indonesia, saya jadi ingat masa-masa saya memilih program IPS saat naik ke kelas XI di SMAN 5 Bandung.
Hampir semua orang bertanya, hampir semua saudara bertanya. Mungkin meremehkan tepatnya. Tapi saya PASTI membuktikan kalau cibiran mereka hanya akan membuat mereka semakin kagum melihat saya kelak.
Untungnya, kedua orang tua saya yang moderat (hmm~ love them !) selalu mendukung hal-hal positif yang saya sukai.
Sekarang saya diterima di Sastra Indonesia UI. Padahal hanya kurang dari DUA PULUH LIMA orang yang diterima dari pendaftar seluruh Indonesia yang entah berapa ratus.
Saya bangga.
Saya senang.
Saya bahagia.
Menjadi bagian dari kaum minoritas yang membanggakan.
Saya memang selalu suka menjawab pertanyaan-pertanyaan yang meluncur dari banyak orang mengenai pilihan hidup saya.
Dan pertanyaan-pertanyaan itu akan semakin memompa saya untuk membuktikan betapa tepatnya pilihan saya.
*Selamat juga untuk teman-teman seperjuangan lain yang diterima di Universitas Indonesia. Ayo kita menjadi succesful minority kelak.
Friday, April 10, 2009
Saturday, February 28, 2009
Polemik Pemilihan Jurusan Kuliah
Prioritas saya :
1. Fakultas EKONOMI jurusan MANAJEMEN.
Kenapa?
Karena saya suka manajemen, suka mengatur sesuatu, suka menyusun segala sesuatu tepat pada tempatnya, senang melihat segala sesuatu tepat waktu.
Tertarik dengan apa yang mereka sebut seni memengaruhi orang lain, tertarik dengan apa yang mereka sebut dengan seni memimpin itu.
Tergiur dengan lapangan kerja yang luas dan menjanjikan.
Juga keinginan saya untuk tak lepas dari ilmu ekonomi yang sangat menarik itu.
2. Fakultas ILMU BAHASA. Jurusan SASTRA INDONESIA.
Kenapa?
Dari saya masih kecil, sekitar 9tahun, saya suka menulis. Entah itu cerpen, buku harian, puisi, atau apapun. Saya suka menulis. Menyenangkan saat melihat goresan pena di atas kertas. Saya murid favorit guru bahasa Indonesia di SD saya. Saya disertakan dalam lomba sinopsis se-Jabar dan menang. Saya suka membaca majalah (mulai dari Bocil, Bobo, Fantasi, Kawanku, kemudian Gadis) . Saya suka kesukaan saya akan bahasa. Saya suka mengirimkan cerpen ke majalah-majalah yang saya baca. Tapi baru satu kali dimuat, dan berkali-kali dikembalikan, ntah ke mana semangat saya itu pergi.
Saya berhenti menulis.
Kemudian saya duduk di bangku kelas 3 SMA. Saya mendapat guru mata pelajaran bahasa Indonesia yang menginspirasikan bukan hanya saya tapi banyak siswa di sekolah saya untuk mencintai lagi bahasa ibu kami, bahasa Indonesia.
Nah. Bagian manakah polemiknya?
Data Passing Grade Jurusan UI ( menurut Ganesha Operation )
MANAJEMEN = 46,5%
SASTRA INDONESIA = 27,5%
Kebanyakan orang yang bertanya mengenai jurusan yang akan saya ambil nanti,mendengar saya menjawab "Manajemen" akan menjawab "Ohh" atau "goodluck ya" .
Tapi setelah mendengar "Sastra Indonesia" , kenapa ekspresi mereka harus "Hah? Nanaonan?" atau "Baleg?" atau "Naha Indonesia?" atau "Kerjanya jadi apa emang ntar?"
Jurusan yang ideal, di mata kebanyakan pelajar kelas 3 SMA saat ini, adalah jurusan di mana mereka akan mendapatkan pekerjaan dengan penghasilan yang berlimpah.
Atau banyak juga yang mengincar GRADE yang tinggi, tanpa memikirkan, apa mereka benar-benar menginginkannya.
Bahasa Indonesia, seperti air yang mudah disia-siakan, padahal sangat berharga. Bahasa yang hanya dimiliki oleh bangsa kita. Bahasa yang mengandung jutaan kata indah. Bahasa yang tanpa kita sadari akan sangat kita rindukan saat kita jauh dari negeri ini.
Dan kalau saya memang suka bahasa, bahasa Indonesia, kenapa saya harus pusing memikirkan grade yang kurang tinggi dibandingkan dengan jurusan-jurusan lain itu?
Tahu tidak, bahwa segala sesuatu yang dikerjakan dengan hati yang bahagia, seberat apapun, akan membawa keringanan dan hasil yang baik. Termasuk pekerjaan saya nanti !
Guru; dosen; editor koran, majalah, televisi; apapun. Asal saya senang dengan apa yang saya lakukan, saya akan tetap menemukan jalan yang tepat kelak.
1. Fakultas EKONOMI jurusan MANAJEMEN.
Kenapa?
Karena saya suka manajemen, suka mengatur sesuatu, suka menyusun segala sesuatu tepat pada tempatnya, senang melihat segala sesuatu tepat waktu.
Tertarik dengan apa yang mereka sebut seni memengaruhi orang lain, tertarik dengan apa yang mereka sebut dengan seni memimpin itu.
Tergiur dengan lapangan kerja yang luas dan menjanjikan.
Juga keinginan saya untuk tak lepas dari ilmu ekonomi yang sangat menarik itu.
2. Fakultas ILMU BAHASA. Jurusan SASTRA INDONESIA.
Kenapa?
Dari saya masih kecil, sekitar 9tahun, saya suka menulis. Entah itu cerpen, buku harian, puisi, atau apapun. Saya suka menulis. Menyenangkan saat melihat goresan pena di atas kertas. Saya murid favorit guru bahasa Indonesia di SD saya. Saya disertakan dalam lomba sinopsis se-Jabar dan menang. Saya suka membaca majalah (mulai dari Bocil, Bobo, Fantasi, Kawanku, kemudian Gadis) . Saya suka kesukaan saya akan bahasa. Saya suka mengirimkan cerpen ke majalah-majalah yang saya baca. Tapi baru satu kali dimuat, dan berkali-kali dikembalikan, ntah ke mana semangat saya itu pergi.
Saya berhenti menulis.
Kemudian saya duduk di bangku kelas 3 SMA. Saya mendapat guru mata pelajaran bahasa Indonesia yang menginspirasikan bukan hanya saya tapi banyak siswa di sekolah saya untuk mencintai lagi bahasa ibu kami, bahasa Indonesia.
Nah. Bagian manakah polemiknya?
Data Passing Grade Jurusan UI ( menurut Ganesha Operation )
MANAJEMEN = 46,5%
SASTRA INDONESIA = 27,5%
Kebanyakan orang yang bertanya mengenai jurusan yang akan saya ambil nanti,mendengar saya menjawab "Manajemen" akan menjawab "Ohh" atau "goodluck ya" .
Tapi setelah mendengar "Sastra Indonesia" , kenapa ekspresi mereka harus "Hah? Nanaonan?" atau "Baleg?" atau "Naha Indonesia?" atau "Kerjanya jadi apa emang ntar?"
Jurusan yang ideal, di mata kebanyakan pelajar kelas 3 SMA saat ini, adalah jurusan di mana mereka akan mendapatkan pekerjaan dengan penghasilan yang berlimpah.
Atau banyak juga yang mengincar GRADE yang tinggi, tanpa memikirkan, apa mereka benar-benar menginginkannya.
Bahasa Indonesia, seperti air yang mudah disia-siakan, padahal sangat berharga. Bahasa yang hanya dimiliki oleh bangsa kita. Bahasa yang mengandung jutaan kata indah. Bahasa yang tanpa kita sadari akan sangat kita rindukan saat kita jauh dari negeri ini.
Dan kalau saya memang suka bahasa, bahasa Indonesia, kenapa saya harus pusing memikirkan grade yang kurang tinggi dibandingkan dengan jurusan-jurusan lain itu?
Tahu tidak, bahwa segala sesuatu yang dikerjakan dengan hati yang bahagia, seberat apapun, akan membawa keringanan dan hasil yang baik. Termasuk pekerjaan saya nanti !
Guru; dosen; editor koran, majalah, televisi; apapun. Asal saya senang dengan apa yang saya lakukan, saya akan tetap menemukan jalan yang tepat kelak.
Tuesday, January 20, 2009
sahabat?
Apakah kalian sahabat?
Mengapa kalian semua menceritakan kisah mereka?
Kemesraan mereka?
Kebahagiaan mereka?
Kalian tau saya masih sangat menyayangi dia,
saya tau kalian tau !
Kalian tau bila cerita yang kalian ucapkan itu akan sangat menyakiti saya,
saya tau kalian tau!
Tapi mengapa kalian menceritakan semua itu seakan saya tidak sakit?
Seakan saya ikut tertawa melihat kebahagiaan itu,
seakan saya ingin tahu saja!
Sakit, seakan kalian tidak memahami saya.
Atau kalian memang tidak paham, sahabat?
Mengapa kalian semua menceritakan kisah mereka?
Kemesraan mereka?
Kebahagiaan mereka?
Kalian tau saya masih sangat menyayangi dia,
saya tau kalian tau !
Kalian tau bila cerita yang kalian ucapkan itu akan sangat menyakiti saya,
saya tau kalian tau!
Tapi mengapa kalian menceritakan semua itu seakan saya tidak sakit?
Seakan saya ikut tertawa melihat kebahagiaan itu,
seakan saya ingin tahu saja!
Sakit, seakan kalian tidak memahami saya.
Atau kalian memang tidak paham, sahabat?
The same tear, the same scar
Tuhan, luka itu masih menganga.
Sakitnya masih sangat terasa.
Sudah hampir setahun, tapi kenapa rasanya belum selama itu?
Tangisnya masih pedih, nafasnya masih sesak, langkahnya masih oleng, hatinya masih luka.
Tuhan,tolong ringankan beban hamba-Mu ini.
Biarkan aku melupakannya Tuhan,
biarkan aku tertawa melihat kebahagiaannya.
Biarkan luka ini sembuh, Tuhan.
Biarkan..
Aku mohon..
Ampunilah kesalahan masa laluku padanya.
Apa harus sesakit ini hukuman-Mu?
Karena tawa ini belum pernah selepas dahulu,
senyum ini belum pernah setulus dahulu,
hati ini belum pernah sebahagia dahulu.
Maafkan aku, Sagitarius. aku harus begitu mencintaimu.. Padahal cinta ini tidak membuat siapapun bahagia..
Cinta adalah anugerah? Tapi Tuhan, ambil anugerah ini..
Aku mohon..
Sakit..
Masih sangat menyakitkan..
Sakitnya masih sangat terasa.
Sudah hampir setahun, tapi kenapa rasanya belum selama itu?
Tangisnya masih pedih, nafasnya masih sesak, langkahnya masih oleng, hatinya masih luka.
Tuhan,tolong ringankan beban hamba-Mu ini.
Biarkan aku melupakannya Tuhan,
biarkan aku tertawa melihat kebahagiaannya.
Biarkan luka ini sembuh, Tuhan.
Biarkan..
Aku mohon..
Ampunilah kesalahan masa laluku padanya.
Apa harus sesakit ini hukuman-Mu?
Karena tawa ini belum pernah selepas dahulu,
senyum ini belum pernah setulus dahulu,
hati ini belum pernah sebahagia dahulu.
Maafkan aku, Sagitarius. aku harus begitu mencintaimu.. Padahal cinta ini tidak membuat siapapun bahagia..
Cinta adalah anugerah? Tapi Tuhan, ambil anugerah ini..
Aku mohon..
Sakit..
Masih sangat menyakitkan..
Friday, January 9, 2009
Masuk Sekolah 6.30 Aja Kok Repot?
Sampe bosen deh denger radio, nonton berita, baca koran, semuanya ngebahas peraturan baru pemda DKI yang mengubah jam masuk sekolah di Jakarta dari 07.00 menjadi 06.30.
Seperti biasa,kebijakan yang dilakukan pemerintah pasti mengundang kontroversi. Tapi baru kali ini saya setuju sama pemerintah.
Konon katanya, cenah mah, pelajar teh nyumbang 16% kemacetan di kota Jakarta. Yaa, jumlah yang emang ga terlalu besar sih. Tapi kata pepatah juga "sedikit-sedikit, lama-lama menjadi bukit"
Selama saya mengikuti perkembangan berita, ini nih berbagai komentar yang muncul dari masyarakat.
1. "Mana? Jakarta tetep macet juga !"
komentar saya :
Ya sebenernya wajar aja kalo hasil dari kebijakan ini ngga akan langsung JEDER keliatan. 16% gitu looh. Dan ga semua jalan di jakarta tuh menuju sekolah kan?
2. "Anak saya jadi ngantuk, cape, ga konsentrasi belajar, gampang sakit, blablabla"
komentar saya :
Astagaa. Lebayna euweuh 2 ! Bangun setengah jam lebih cepet doang ngaruh segitu parahnya apa? Inget dulu saya PLS, mesti nyampe 5 jam 6 kurang 15. Bangun jam4. Ah, cuma masalah jam weker aja itu mah ! Lagian, bangun pagi tuh sehat tau. Kalo jam pulang dibikin jadi sore banget, baru wajar tuh ampe sakit.
3. "Kenapa pemerintah bukannya bikin sarana transportasi yang memadai dari pada bikin peraturan yang ga jelas kaya gini?"
komentar saya : aduh, udah ada busway yang keren itu kan? Trus sekarang monorel dan subway lagi dalam tahap pembuatan. Yang katanya sih jadi taun 2015. Yaaah, ga ada salahnya kan kreatif dikit sambil nunggu taun 2015.
Yaaa, intinya mah. Berpikir positif lah sedikit-sedikit mah ke pemerintah. Haha. Negara kita tuh ibarat kanker mah udah stadium 8. Lama banget kalo mau sembuh. Kalo diliat-liat, udah banyak lho kemajuan yang dibikin Pak SBY 5tahun ini . ( Jadi kampanye deh gue. Hahaha )
Ya gitu deh,
cuma pengen nulis berita yang lagi anget-anget tai ayam.
Hehehe.
Seperti biasa,kebijakan yang dilakukan pemerintah pasti mengundang kontroversi. Tapi baru kali ini saya setuju sama pemerintah.
Konon katanya, cenah mah, pelajar teh nyumbang 16% kemacetan di kota Jakarta. Yaa, jumlah yang emang ga terlalu besar sih. Tapi kata pepatah juga "sedikit-sedikit, lama-lama menjadi bukit"
Selama saya mengikuti perkembangan berita, ini nih berbagai komentar yang muncul dari masyarakat.
1. "Mana? Jakarta tetep macet juga !"
komentar saya :
Ya sebenernya wajar aja kalo hasil dari kebijakan ini ngga akan langsung JEDER keliatan. 16% gitu looh. Dan ga semua jalan di jakarta tuh menuju sekolah kan?
2. "Anak saya jadi ngantuk, cape, ga konsentrasi belajar, gampang sakit, blablabla"
komentar saya :
Astagaa. Lebayna euweuh 2 ! Bangun setengah jam lebih cepet doang ngaruh segitu parahnya apa? Inget dulu saya PLS, mesti nyampe 5 jam 6 kurang 15. Bangun jam4. Ah, cuma masalah jam weker aja itu mah ! Lagian, bangun pagi tuh sehat tau. Kalo jam pulang dibikin jadi sore banget, baru wajar tuh ampe sakit.
3. "Kenapa pemerintah bukannya bikin sarana transportasi yang memadai dari pada bikin peraturan yang ga jelas kaya gini?"
komentar saya : aduh, udah ada busway yang keren itu kan? Trus sekarang monorel dan subway lagi dalam tahap pembuatan. Yang katanya sih jadi taun 2015. Yaaah, ga ada salahnya kan kreatif dikit sambil nunggu taun 2015.
Yaaa, intinya mah. Berpikir positif lah sedikit-sedikit mah ke pemerintah. Haha. Negara kita tuh ibarat kanker mah udah stadium 8. Lama banget kalo mau sembuh. Kalo diliat-liat, udah banyak lho kemajuan yang dibikin Pak SBY 5tahun ini . ( Jadi kampanye deh gue. Hahaha )
Ya gitu deh,
cuma pengen nulis berita yang lagi anget-anget tai ayam.
Hehehe.
Saturday, December 27, 2008
Yes, He Is
Baru pertama kali saya nemu orang seaneh dia.
pertama kenal, sekitar 2tahun lalu,
karna saya pulang bareng tmennya yang tmen saya juga.
dia langsung ngejek2,
gatau sok akrab, gatau karna emang orangnya nyebelin. tapi yang jelas, ingatan itu gitu aja ilang dari kepala saya besoknya.
sekarang, 2tahun kemudian, ketemu lagi dengan keadaan saya lupa dia siapa,
tapi dia inget saya.
hahaha.
ingatan orang aneh,
yang memorinya masih bisa nyimpen ingatan 2taun lalu yang ga terlalu penting.
orangnya aneh.
aneeeeeh bgt.
pria pada umumnya,
pengen bikin kesan mreka cowo baek dan ganteng. trus suka gombal ga puguh, atau soso perhatian. iya kan?
Tapi orang yang satu ini..
Tanpa dia harus ngumbar2 kepintarannya, saya langsung tau, dia punya wawasan yang sangat luas! Dia seperti telah berkeliling dunia !
Tanpa dia sosoan ngasi prhatian, saya tau dia bukan tipe cowo yang gampang dketin cewe.
Tanpa dia bersikap sok baek, saya tau dia punya kepedulian yang besar sama lingkungannya.. Kepedulian yang tanpa keinginan buat ganggu privasi orang.
Dia selalu cerita. Tentang apapun. Tentang keinginannya keliling dunia, menjelajah pedalaman Papua dan Kalimantan. Tentang cita-cita, obsesi, dan harga dirinya. Tentang dunia yang semakin ambruk, tentang segalanya.. Kecuali perasaannya.
Saya ga akan pernah bisa tau isi hatinya, dia terlalu misterius. Si cerewet yang misterius. Saya selalu bertanya-tanya..
Tapi dia cahaya di dalam kegelapan saya,
matahari di dalam kelabu saya,
hujan di dalam kemarau saya,
tawa di dalam tangis saya,
cinta di dalam sakit saya...
Dia orang pertama yang bisa membuat saya pindah.
Pindah dari si sagitarius yang sangat saya cintai.
Pindah dari kehidupan saya yang penuh air mata.
Pindah dari perasaan hampa.
Pindah..
Benar-benar menjadi saya yang baru .
Saya yang melihat ke belakang dengan senyum, bukan air mata .
[ Saya kasih lagu "You Make Me Feel Brand New - Simply Red" buat dia . hahahaa ]
Dia pernah buat saya terbang jauh ke luar angkasa !
Tapi dia juga pernah buat saya jatuh ala bungee jumping .
Karna dia hidup saya seperti jungkir balik .
*somersault
begitulah saya sebut dia.
Tapi ntah knapa..
Ntah sejak kapan..
Dia seperti pergi tertiup angin,
perlahan dan pasti..
Meninggalkan lagi saya, memaksa saya untuk pindah lagi, padahal saya baru saja pindah, men !
Tertawa miris, sambil menahan genangan air mata.
itu yang sekarang saya lakukan.
Tapi saya bahagia, air mata ini untuk DIA. pertama kalinya, mengalir untuk seseorang yang baru :)
satu hal lagi, yang slalu buat saya tertawa mengingat
alasan dia merokok, dan memilih rokok lokal.
"rokok ini kan buatan dalam negri,tha. Dibikin sama buruh dalam negri. Kalo saya ngerokok, saya udah bantu setidaknya 1orang buruh Indonesia"
saya tertawa,
padahal saya kurang tertarik dgn pria perokok.
Tapi dia memang unik.
apa saya harus move on lagi dari perasaan yang sangat berharga ini?
Catatan : seminggu setelah saya menulis notes ini, saya jadi deket lagi sm dia. Ternyata dia ngjauh kmrn2 krna mikir saya ga suka sama dia ( dasar org aneh ,kan? Haha )
trus sminggu kmudian stlah kita akhirnya dkt lg, kita jadian. Dia ke rumah bawa bunga :)
Tapi sayangnya sebulan setengah kemudian kita putus karena kurang cocok . Sehari sebelum saya ulang tahun pula :(
mudah2an ini yang terbaik
pertama kenal, sekitar 2tahun lalu,
karna saya pulang bareng tmennya yang tmen saya juga.
dia langsung ngejek2,
gatau sok akrab, gatau karna emang orangnya nyebelin. tapi yang jelas, ingatan itu gitu aja ilang dari kepala saya besoknya.
sekarang, 2tahun kemudian, ketemu lagi dengan keadaan saya lupa dia siapa,
tapi dia inget saya.
hahaha.
ingatan orang aneh,
yang memorinya masih bisa nyimpen ingatan 2taun lalu yang ga terlalu penting.
orangnya aneh.
aneeeeeh bgt.
pria pada umumnya,
pengen bikin kesan mreka cowo baek dan ganteng. trus suka gombal ga puguh, atau soso perhatian. iya kan?
Tapi orang yang satu ini..
Tanpa dia harus ngumbar2 kepintarannya, saya langsung tau, dia punya wawasan yang sangat luas! Dia seperti telah berkeliling dunia !
Tanpa dia sosoan ngasi prhatian, saya tau dia bukan tipe cowo yang gampang dketin cewe.
Tanpa dia bersikap sok baek, saya tau dia punya kepedulian yang besar sama lingkungannya.. Kepedulian yang tanpa keinginan buat ganggu privasi orang.
Dia selalu cerita. Tentang apapun. Tentang keinginannya keliling dunia, menjelajah pedalaman Papua dan Kalimantan. Tentang cita-cita, obsesi, dan harga dirinya. Tentang dunia yang semakin ambruk, tentang segalanya.. Kecuali perasaannya.
Saya ga akan pernah bisa tau isi hatinya, dia terlalu misterius. Si cerewet yang misterius. Saya selalu bertanya-tanya..
Tapi dia cahaya di dalam kegelapan saya,
matahari di dalam kelabu saya,
hujan di dalam kemarau saya,
tawa di dalam tangis saya,
cinta di dalam sakit saya...
Dia orang pertama yang bisa membuat saya pindah.
Pindah dari si sagitarius yang sangat saya cintai.
Pindah dari kehidupan saya yang penuh air mata.
Pindah dari perasaan hampa.
Pindah..
Benar-benar menjadi saya yang baru .
Saya yang melihat ke belakang dengan senyum, bukan air mata .
[ Saya kasih lagu "You Make Me Feel Brand New - Simply Red" buat dia . hahahaa ]
Dia pernah buat saya terbang jauh ke luar angkasa !
Tapi dia juga pernah buat saya jatuh ala bungee jumping .
Karna dia hidup saya seperti jungkir balik .
*somersault
begitulah saya sebut dia.
Tapi ntah knapa..
Ntah sejak kapan..
Dia seperti pergi tertiup angin,
perlahan dan pasti..
Meninggalkan lagi saya, memaksa saya untuk pindah lagi, padahal saya baru saja pindah, men !
Tertawa miris, sambil menahan genangan air mata.
itu yang sekarang saya lakukan.
Tapi saya bahagia, air mata ini untuk DIA. pertama kalinya, mengalir untuk seseorang yang baru :)
satu hal lagi, yang slalu buat saya tertawa mengingat
alasan dia merokok, dan memilih rokok lokal.
"rokok ini kan buatan dalam negri,tha. Dibikin sama buruh dalam negri. Kalo saya ngerokok, saya udah bantu setidaknya 1orang buruh Indonesia"
saya tertawa,
padahal saya kurang tertarik dgn pria perokok.
Tapi dia memang unik.
apa saya harus move on lagi dari perasaan yang sangat berharga ini?
Catatan : seminggu setelah saya menulis notes ini, saya jadi deket lagi sm dia. Ternyata dia ngjauh kmrn2 krna mikir saya ga suka sama dia ( dasar org aneh ,kan? Haha )
trus sminggu kmudian stlah kita akhirnya dkt lg, kita jadian. Dia ke rumah bawa bunga :)
Tapi sayangnya sebulan setengah kemudian kita putus karena kurang cocok . Sehari sebelum saya ulang tahun pula :(
mudah2an ini yang terbaik
Saturday, December 13, 2008
TANTANGAN !
suasana kelas xii.b yang emang ga pernah kondusif . ditambah sekarang kita punya permainan yang berjudul "TANTANGAN" !
permainannya simpel , cuma cukup bikin guru menegur, membentak, bahkan melakukan tindakan fisik pada kita .
yang berhasil melakukan hal tersebut di atas akan mendapatkan poin, jumlah poin ya tergantung keganasan amarahnya itu.hahaha
sejauh ini rekor dipegang oleh gery di nomor 1,atha di nomor 2. anak2 yang lain juga udah mengantongi beberapa poin,tapi belum cukup berkesan untuk kita masukan dalam notes ini.
atha pernah mendapatkan 60poin langsung dalam 1jam pelajaran. kita sebut saja dobel attack. karna dalam 1jam itu ia dimarahi 2kali oleh guru yang sama.
pelajaran seni musik, bu teguh belum datang. atha dan beberapa anak xiib masuk ke ruang seni musik. maklum, anak sosial. ga bisa diem, atha duduk di tempat drum, trus gebuk gebuk ga jelas. sebenernya bunyinya enak2 aja sih.
trus dinda, sebagai teman yang baik, memperingatkan "tha,awas dimarahin"
tp atha malah menjawab "biarlah, lumayan dapet poin"
tiba2 bu teguh dateng dr luar buka pintu dan membentak "Kamu sadar ga sih nathalie? Berisik ! Ini peralatan sekolah ! Jangan seenaknya !"
atha langsung pergi dr tempat itu dan cengar cengir sambil berbisik "30poin men!"
blm puas, dia nyamperin gendang, trus tatalu ga puguh.
dan serangan kedua pun datang "nathalie! kamu maunya apa sih? semua aja dicabak ! Fokus !"
anak2 xiib udah pada nahan ketawa aja, atha sendiri juga ga tahan. hahaha.
Berikut kisah gery, yang mendapatkan 300poin sekaligus ! pada jam pemantapan pula.
Hari sabtu,6des08. pada jam pemantapan bahasa inggris. Maidong tidak bisa hadir, dan digantikan oleh pa Herman.
anak xiib emang agak kurang sopan sama guru,tp sebenernya itu bentuk keakraban kami sama guru lho.
nah,pada jam pemantapan tsb, gery makan oreo. trs oreo nya dioles2 di giginya. sampe item. trus dia ngomong sambil cengar cengir gt. Pa herman liat,trs dia tiba2 teriak "sia wani ka aing! sopan!"
WOW ! kami terkesiap ! suasana kelas seketika terdiam.
gery menjawab "iya pa,iya"
ga ada yang salah kan?
tapi kemudian pa herman berjalan cepat menghampiri meja gery dan MENENDANGNYA !
astagaaaaa. aya naon ieu teh?
trus pa herman jalan ke depan lagi, dan berceramah. kurang lebih begini katanya.
"hargai bapak sebagai guru ya! bapak sudah 22tahun mengajar (kalo d sma 5 nya mah baru juga 2taun sih) . Kepintaran Bapak boleh diadu ya! Bapak nomor1 dibandingkan 7guru bahasa Inggris d SMA5 berdasarkan tes. Bukan sembarang tes, tes dari Jakarta !"
saya yang lagi duduk sebangku sama Bimo pasenggol2 kaki.
di balik buku kita bergumam "gila,songong parah ni orang. orang pinter mana ada yang sombong."
Setelah jam pemantapan berakhir anak xiib ngumpul trs ngobrol,dan tak dianya (naoon~) , kami semua KEUHEUL berat euy !
sebagai penghargaan kepada Gery atas daya juangnya itu,kami anugerahkan 300poin !
mari kita nantikan kisah2 menegangkan berikutnya .
permainannya simpel , cuma cukup bikin guru menegur, membentak, bahkan melakukan tindakan fisik pada kita .
yang berhasil melakukan hal tersebut di atas akan mendapatkan poin, jumlah poin ya tergantung keganasan amarahnya itu.hahaha
sejauh ini rekor dipegang oleh gery di nomor 1,atha di nomor 2. anak2 yang lain juga udah mengantongi beberapa poin,tapi belum cukup berkesan untuk kita masukan dalam notes ini.
atha pernah mendapatkan 60poin langsung dalam 1jam pelajaran. kita sebut saja dobel attack. karna dalam 1jam itu ia dimarahi 2kali oleh guru yang sama.
pelajaran seni musik, bu teguh belum datang. atha dan beberapa anak xiib masuk ke ruang seni musik. maklum, anak sosial. ga bisa diem, atha duduk di tempat drum, trus gebuk gebuk ga jelas. sebenernya bunyinya enak2 aja sih.
trus dinda, sebagai teman yang baik, memperingatkan "tha,awas dimarahin"
tp atha malah menjawab "biarlah, lumayan dapet poin"
tiba2 bu teguh dateng dr luar buka pintu dan membentak "Kamu sadar ga sih nathalie? Berisik ! Ini peralatan sekolah ! Jangan seenaknya !"
atha langsung pergi dr tempat itu dan cengar cengir sambil berbisik "30poin men!"
blm puas, dia nyamperin gendang, trus tatalu ga puguh.
dan serangan kedua pun datang "nathalie! kamu maunya apa sih? semua aja dicabak ! Fokus !"
anak2 xiib udah pada nahan ketawa aja, atha sendiri juga ga tahan. hahaha.
Berikut kisah gery, yang mendapatkan 300poin sekaligus ! pada jam pemantapan pula.
Hari sabtu,6des08. pada jam pemantapan bahasa inggris. Maidong tidak bisa hadir, dan digantikan oleh pa Herman.
anak xiib emang agak kurang sopan sama guru,tp sebenernya itu bentuk keakraban kami sama guru lho.
nah,pada jam pemantapan tsb, gery makan oreo. trs oreo nya dioles2 di giginya. sampe item. trus dia ngomong sambil cengar cengir gt. Pa herman liat,trs dia tiba2 teriak "sia wani ka aing! sopan!"
WOW ! kami terkesiap ! suasana kelas seketika terdiam.
gery menjawab "iya pa,iya"
ga ada yang salah kan?
tapi kemudian pa herman berjalan cepat menghampiri meja gery dan MENENDANGNYA !
astagaaaaa. aya naon ieu teh?
trus pa herman jalan ke depan lagi, dan berceramah. kurang lebih begini katanya.
"hargai bapak sebagai guru ya! bapak sudah 22tahun mengajar (kalo d sma 5 nya mah baru juga 2taun sih) . Kepintaran Bapak boleh diadu ya! Bapak nomor1 dibandingkan 7guru bahasa Inggris d SMA5 berdasarkan tes. Bukan sembarang tes, tes dari Jakarta !"
saya yang lagi duduk sebangku sama Bimo pasenggol2 kaki.
di balik buku kita bergumam "gila,songong parah ni orang. orang pinter mana ada yang sombong."
Setelah jam pemantapan berakhir anak xiib ngumpul trs ngobrol,dan tak dianya (naoon~) , kami semua KEUHEUL berat euy !
sebagai penghargaan kepada Gery atas daya juangnya itu,kami anugerahkan 300poin !
mari kita nantikan kisah2 menegangkan berikutnya .
Subscribe to:
Posts (Atom)

